Diversion under the Skyline

Blog EntryDo'a untuk Sopir Angkot (Part II)Jul 9, '08 4:17 AM
for everyone

Berkali-kali hati ini merasa lega, lega ketika permintaan maaf saya pada sopir angkot 13 dibalas dengan senyuman yang ikhlas (terima kasih Bang), maka sewajarnya saya memanjatkan Do’a ini.

Lega hati ini hanya sekejab saja, sekejab kemudian hati ini sudah was-was lagi, perjalanan menuju kantor masih harus disambung dengan angkot 03 dengan pecahan 100 ribu ditangan masih utuh.

Hal selanjutnya yang akan saya lalukan adalah mencari angkot 03 dengan kursi disamping sopir masih kosong sehingga saya bisa melancarkan jurus komunikasi saya dengan Bang Sopir dengan lancar.

One day
Saya: ”mau ngisi bensin nggak Bang?, kalo mau ngisi bensin saya sekalian mau tukar uang”
Sopir: ”mau tukar uang berapa neng...?”
Saya: ”100 ribu”
Sopir: ”Oh...saya punya kembaliannya...nggak usah tukar”.

Another day
Saya: ”mau ngisi bensin nggak Bang?, kalo mau ngisi bensin saya sekalian mau tukar uang”
Sopir: ”mau tukar uang berapa neng...?”
Saya: ” 100 ribu”
Sopir: ” saya baru ngisi bensin, tapi nggak papa nanti kita berhenti sebentar di POM bensin, kalo 50 ribu saya ada kembalian.

Another day
Saya: ”mau ngisi bensin nggak Bang?, kalo mau ngisi bensin saya sekalian mau tukar uang”
Sopir: ”kebetulan neng, saya memang mau ngisi bensin”

Another day
Bang Sopir, next time jangan beri saya jawaban "mau diisiin neng bensinnya? (baca: mau dibayarin neng ngisi bensinnya?)" pada saat saya bertanya
”mau ngisi bensin nggak Bang?, kalo mau ngisi bensin saya sekalian mau tukar uang" karena saya cuman bisa menjawab dengan senyuman, kan saya mau tuker duit, bukan mau bayarin bensinnya.


Blog EntryDo’a untuk Sopir AngkotJul 9, '08 12:25 AM
for everyone

Sudah sewajarnya saya memanjatkan do’a ini,

Ya tuhan, berikan berkah kepada para sopir angkot 13 berupa penumpang yang selalu penuh.
Ya tuhan, berikan berkah kepada para sopir angkot 13 sehingga uang setoran selalu terpenuhi.

Dan sudah sewajarnya pula saya memanjatkan do’a ini,

Ya tuhan, jangan berikan aku kealpaan di pagi hari untuk selalu mengecek dompet ini tersedia receh yang cukup atau tidak.

-setelah kejadian berkali-kali naik angkot 13 gratis, gara2 didompet hanya tersedia pecahan 100 ribu-


Blog EntrySawarna Village and Its BeachesJul 4, '08 5:28 AM
for everyone

Kamis menjelang pulang, masuk satu email dari colleague di kantor sebelah yang berisi ajakan untuk menghabiskan weekend di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.  Dengan tanpa pertimbangan yang njelimet saya pun langsung membalas email untuk join, yakin saja pasti lokasinya menarik (yaaa…I am deserved to have holiday after having difficult negotiation with her). Walaupun buta dengan lokasi yang akan dikunjungi (hanya satu clue yang saya pegang -pantai-), but it’s always end up with having wonderful weekend.

Jum’at jam 11.00 malam, (wuih…malam bener, yaa…jadwal molor hampir 5 jam dari jadwal yang direncanakan) bertujuh (Saya, Abi, Asep, Bagus, Dien, Indra dan Wim), kami pun meluncur menuju Desa Sawarna dengan mengambil jalur Jakarta – Serang – Bayah - Sawarna. Jam 4.30 pagi, salah satu dari kami, Asep, yang sudah mengenal lokasi yang ditujuh dengan baik dan benar, memutuskan untuk berhenti dan beristirahat di pinggir pantai Pulo Manuk.  Jam 6.00 pagi kami pun melanjutnya perjalanan ke Desa Sawarna yang hanya tinggal 45 menit lagi dari lokasi kita berhenti.  Pantai tanjung layar dari jauh, landscape yang indah adalah pemandangan yang bisa kami nikmati sepanjang Pulo Manuk – Desa Sawarna.

Rumah Kang Hendi yang di lengkapi dengan saung di depan rumah menjadi tujuan sebagian besar orang yang ingin menikmati suasana alam pedesaan Sawarna dan keindahan pantai-pantainya.  Sesampai di rumah Kang Hendi, kami pun langsung disuguhi sarapan, dengan tidak menghabiskan waktu, kamipun segera menikmati sarapan sembari berdiskusi rencana dalam sehari. Hasil diskusi disepakati,
Pagi hari perjalanan dan menikmati keindahan Goa Lalay.
Siang hari bebersih diri dan istirahat setelah semalaman di perjalanan.
Sore hari menuju Pantai Ciantir dan Pantai Tanjung Layar.
Malam hari night trekking menuju Pantai Legon Pari dan bermalam di Pantai Legon Pari. Asep sudah menjanjikan, kami akan disambut oleh pemandangan yang indah keesokan harinya.
Keesokan paginya kembali ke rumah Kang Hendi dan siang harinya kembali ke Bogor.

Jalan desa, meniti pematang sawah dari sawah-sawah yang sedang menghijau menjelang memasuki masa pangisian bulir padi, menyeberang sungai dangkal berbatu yang airnya masih digunakan warga desa untuk mencuci, perkampungan adalah jalan yang harus kita lalui untuk menuju Goa Lalay. Sesampainya di pintu Goa Lalay, saya hanya bergumam “Oow..oow..gak bisa bawah kamera kedalam nih”, karena memasuki Goa Lalay artinya kita harus siap-siap berbasah-basah karena bagian dasar dari goa penuh dengan air dan lumpur dengan ketinggian air (yaa…buat saya yang kecil mungil ini) mencapai paha dan saya tidak mau mengambil resiko dengan membawa kamera kedalam. Sesaat menyusuri lorong goa, kita pun tiba di ruangan yang menyuguhkan pemandangan berstalaktit dan stalakmit yang indah. Penerangan yang cukup sangat membantu bagi kita untuk menikmati keindahan Goa Lalay.

Setelah menghabiskan siang dengan tiduran sebentar dengan ditemani suara kokok ayam yang bersahut-sahutan di saung Kang Hendi (tidur beneran deng…J) dan setelah berjalan melawati perkampungan, jalan setapak dengan kiri kanan sawah, kebun kelapa, Pantai Ciantir, sampailah kita di Pantai Tanjung Layar. Adanya tebing batu besar dipinggir pantai yang terbelah dua dan bentuknya menyerupai layar yang membuat pantai ini dinamakan pantai tanjung layar dan beruntung sekali kita karena air laut sedang surut sehingga kita bisa mendekat ke batunya dan tentu tidak melewatkan untuk mengambil beberapa foto dengan tema narsis.

Puas dengan foto dengan tema narsis, kami pun menuju Pantai Ciantir. Pantai Ciantir merupakan kawasan pantai berpasir putih. Pasir putihnya sangat mengundang untuk bermalas-malasan dan tiduran di pantai, heuheue...tapi itu tidak saya lakukan, saya cuman duduk sambil menunggu moment sunset)

Other interesting part adalah night trekking (heueheu...mau-maunya night trekking, apa yang bisa dinikmati...?, but believe it or not, it’s interesting). Senter yang cukup terang sangat dibutuhkan dalam melakukan night trekking (beruntung saya membawanya dari Bogor) karena pematang sawah yang gelap gulita, perkampungan dengan penerangan yang terbatas, ladang yang gelap gulita adalah rute yang harus kami lalui menuju Pantai Legon Pari. Kami pun disambut oleh lolong anjing yang kencang begitu sampai di Pantai Legon Pari yang sunyi senyap. Hanya ada sepasang kakek nenek yang tinggal di satu gubuk di pinggir pantai dan kesitulah tujuan kita malam itu. Deburan ombak yang hanya berjarak 20 meter dari gubuk kakek nenek ikut meramaikan kedatangan kami malam itu.

Cuaca cukup terang membuat bintang-bintang dilangit memancarkan sinarnya memberi warna lain malam itu yang sunyi senyap (hanya kami, kang emen dan kakek nenek) dan gelap gulita (heuheu…bukan pas bulan purnama sih).  Rasa capek dan jam yang sudah menunjukkan lewat dari jam 9.30 membuat saya lebih memilih untuk segera tidur. Saya pun memilih tidur di bale-bale didepan gubuk tempat para nelayan menyimpan mesin perahu sementara yang lain tidur di bale-bale gubuk kakek-nenek, bangku dibawah pohon atau diatas pasir beralaskan tikar.

Jam 3.30 kami semua terbangun karena angin yang tiba-tiba kencang sekali, beruntung 30 menit kemudian angin kencang itu berlalu dan kami pun melanjutkan tidur kembali. Tapi jam 4.45 kami terbangun kembali oleh suara nelayan yang bersiap-siap untuk melaut mengambil lobster yang masuk ke jala yang sudah mereka pasang ditengah laut. Saya pun tidak mau kehilangan moment, segera mengambil kamera dan mengabadikan aktivitas para nelayan mulai dari memasang mesin hingga menggeser perahu ke pantai (hmmm…lagu bangun tidur kuterus mandi tidak berlaku pagi itu, yang ada bangun tidur kuterus motret).

Saat matahari mulai meninggi, mulai tergambar dengan jelas apa yang di sebut indah oleh Asep saat menyusun agenda selama di Desa Sawarna. Pantai Legon pari pantai adalah pantai yang kecil dengan pasirnya yang halus dan kiri kanan dibatasi oleh gugusan batu dan karang. Sesaat kemudian Asep mengajak hunting foto dengan berjalan kearah gugusan karang. Lucky me, menemukan bulu babi yang bisa menjadi objek foto...disamping itu hempasan ombak yang menerpa gugusan karang juga menjadi objek lain yang menarik untuk diabadikan hingga satu moment yang membuat gua berhenti mengabadikan hempasan ombak dan memutuskan kembali ke gubuk kakek-nenek.

Sesampai di gubuk kakek-nenek, para nelayan sudah mulai terlihat kembali menuju ke pantai.  Pagi itu lebih dari lima perahu yang berangkat, namun hanya dua perahu yang pulang membawa tangkapannya, hasil tangkapannya pun tidak banyak, 1 perahu mendapat 2 lobster dengan ukuran tidak cukup besar dan satu perahu lagi hanya 1 lobster dengan ukuran yang cukup besar dan rupanya pembeli lobster pun sudah siap dipinggir pantai. Asep dan saya sibuk mengabadikan suasana kembalinya para nelayan pencari lobster ke pantai.

Puas di legon pari, kamipun kembali ke rumah Kang Hendi dengan menyusuri pantai dan memotong jalan melewati kebun kelapa. Sesampai di rumah Kang Hendi, lagi-lagi sarapan pagi sudah siap (tepatnya sarapan setengah siang...krn jam sudah menunjukkan pukul 11).

Finally, jam 15.00 setelah berleha-leha sebentar kami pun meluncur kembali ke Bogor dengan mengambil jalur Bayah - Pelabuhan Ratu - Sukabumi – Bogor.

Thanks to Abi, Asep, Bagus, dien, Indra dan Wim yang sudah menjadi teman seperjalanan yang menyenagkan.

Foto-foto lain bisa dilihat disini

wuuuihhh...kayaknya ini postingan terpanjang yang pernah gua buat



Blog EntryunexpectedlyJun 23, '08 3:57 AM
for everyone
- this one (about what?, about something!) unexpectedly has ruined my day...damn!!! -

- miss you so much -

- I am glad to hear that someone out there is doing fine -

duh postingan gak nyambung banget
cuman pengen teriak aja asli nya mah...


Blog EntryTerima Kasih !!!Jun 18, '08 4:21 AM
for everyone
terima kasih kepada mbak manis berjilbab, yang dengan sabar selalu berdiri dibalik lubang ajaib bernama 'loket"

terima kasih kepada mbak manis berjilbab, yang selalu menyambut setiap orang yang datang dengan senyum manis.

terima kasih kepada mbak manis berjilbab, yang selalu menjunjung tinggi sebuah mahluk yang bernama "peraturan".

terima kasih kepada mbak manis berjilbab, yang pagi itu sudah membuat gua:
- dalam 20 menit bolak-balik berdiri didepan lubang ajaibnya sebanyak empat kali.
- speachless dengan kalimat manisnya "ini peraturan dasar mbak, yang lain pada tahu ko, kalo yang nggak tahu mbak saja, itu kan aneh"

terima kasih kepada mbak manis berjilbab, yang sore ini sudah membuat gua:
- kembali speachless dengan kalimat manisnya "maaf mbak untuk bulan juni sudah penuh"

terima kasih kepada mbak manis berjilbab, yang sore ini sudah membuat gua bengong didepan tukang ojek (tukang ojeknya juga jadi ikutan bengong)

terima kasih kepada mbak manis berjilbab, yang akhirnya membuat gua sore ini merasa benar-benar "lelah"


Blog Entrypanjang vs pendekMay 28, '08 4:15 AM
for everyone
me : potong pendek seperti jaman 2003 apa tetep panjang?
my friend : bagusan panjang deh, pendek mah kayak anak kecil yang suka maen layangan tea

Blog Entrylove the endingMay 26, '08 4:42 AM
for everyone
Sempat kaget dengan cerpen dari Eep Syaefullah Fatah yang dimuat di harian kompas di minggu kemarin (25/05/2008). Surprise...tidak menyangka kalo seorang Eep juga tidak jauh-jauh dari dunia sastra.
Cerpennya asyik...ceritanya tidak muluk-muluk dan mengalir dengan bahasanya yang ringan santai.

I love the ending of the story very much ;)
Ingin membaca cerpennya...? ini dia

Gimana..? setuju kan sama gua...? very nice ending...ending dibuat dengan "menipu" pembaca, tipuan yang cerdas ;)


Blog Entrybalada sabun colekApr 29, '08 11:29 PM
for everyone

- mimpi -
y : gw mimpi punya hutang sabun colek
x : doh pembantu banget siiiih, sabun colek
y : ho oh…dan pembantunya namanya Bi x…Bi x punya hobi cuci piring pake sabun colek :p

- datang telat -
x : gw pengen dateng tapi takut telat, nanti dimarahi
y : gak akan dimarahi, kalo telat pas banget, tinggal cuci piring, kan Bi x punya hobi cuci piring pake sabun colek

- kopi pahit -
y : kopi sama, mesin baru, gak bisa mencet sendiri, jadinya pahit banget
x : cuci dulu mesin kopinya pake sabun colek
y : mangga atuh dicuciin sama Bi x

- niup balon -
x : gw pengen dateng tapi mau niup balon dulu
y : jangan lupa sebelum balonnya ditiup, dicuci dulu pake sabun colek, biar hygienis
x : si y dari kemaren maksa nyambung2in ke sabun colek...sabun colek lagi sabun colek lagi kenapa sih?


Blog EntryBihun-Indomie-BondingApr 25, '08 4:44 AM
for everyone
Entah kenapa setelah gua terima yang di bawah ini ingin gua post di sini, entah karena gua dua tahun terakhir ini tidak lepas dari kata bonding or smoothing or yang di bawah ini lucu aja...hihihi...ada-ada aja

Have a nice read .. !!!

Bihun sangat iri terhadap Indomie. Setiap kali bertemu di supermarket mereka tidak bertegur sapa, bahkan Bihun sering mengolok-lok indomie di depan umum.
"Dasar kribo jelek hiiih, mentang-mentang kuning & gemuk aja orang-orang lebih suka sama dia, nggak tau malu".
Hari-hari berlalu dengan semakin menumpuknya rasa kebencian. Indomie tetap adem ayem, tidak peduli Bihun mau ngomong apa. Pikir Indomie, "Kafilah mengongong, gue berlalu aaahhh..."
Suatu hari di supermarket muncul barang baru bernama Spaghetti. Saking tidak kuat menahan emosi, Bihun berlari dari raknya dan memukuli kepala Spaghetti sambil berteriak, "Jangan kira gue enggak ngenalin elu ya !! Meskipun di bonding begitu, gue tetep tau elu si kribo jelek itu !!!"

Blog EntryYaaa..., Ternyata MiskinApr 24, '08 12:56 AM
for everyone
Dear Ni'ma,

Really sorry for late in reply, I wait for my boss respon. And we already calculate the cost, and really sorry still over the budget. Now we decide to use free photo only.
But anyway thanks a lot for your help.

Regards

PS : hohoho...maaf yee...foto2 jepretan gua gak free, apalagi yang ngambilnya pake acara naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali :D


Blog EntryMiss you so much...Apr 7, '08 2:40 AM
for everyone
I miss you when something really good happens, because you're the one I want to share it with.

I miss you when something is troubling me, because you're the only one who understands me so well.

I miss you when I laugh and cry, because I know that you're the one who makes my laughter grow and my tears disappear.

I miss you all the time, but I miss you the most when I lie awake at night and think of all the wonderful times we spent with each other for those were some of the best memorable times of my life.

source: anonymous

Blog EntryPortrait of FriendshipMar 27, '08 1:44 AM
for everyone
Friends never make assumptions about you.
They never expect a reason to go out with you.
In fact friends only expect you to be you.

-Chandru Sockalingam-

Blog EntryNikmatnya sepotong kue bolu…Mar 19, '08 3:03 AM
for everyone

Anak-anak kecil baik laki-laki atau perempuan usia sekitar 10 – 15 tahun hilir mudik dikoridor-koridor institusi ini dengan dua atau tiga susun kotak plastik yang mereka panggul diatas kepala (ah…seandainya kamera itu bersama gua, visualisasi ini pasti lebih hidup) adalah salah satu pemandangan yang tidak asing.  Isi dari kotak-kotak plastik itu tidak lain dan tidak bukan adalah kue-kue dagangan mereka antara lain kue donat, pastel dan kadang-kadang kue bolu.

Gw sendiri belum pernah merasakan kue-kue mereka dan percakapan pagi ini dengan salah satu diantara mereka yang membuat gua terharu

Dia : “ kak, beli kuenya dong. “
Gw : “ makasih, saya baru aja sarapan “ (saat itu jam menunjukkan pukul 7.50 dan sengaja pagi itu gw menyempatkan diri untuk mengisi perut pagi-pagi, next session membutuhkan energi banyak).
Dia : (dia pun tidak cepat menyerah menawarkan dagangannya) “ beli Kak, buat nanti aja. “
Gw : (dan gua pun tidak menyerah memberikan bentuk alasan yang lain) “ makasih ya…lain kali aja.”
Dia : (ah..benar-benar tidak cepat menyerah) “ ayo dong kak, belum ada yang beli nih “
Gw : “ ya kan masih pagi…bentar lagi pasti banyak yang datang dan pasti banyak yang beli “ (sok yakin gitu gua)
Dia : “ atau beliin buat temennya aja Kak. “
Gw : “ saya sendirian sekarang…buat temennya yang mana…? ” (alesan yang rada-rada ngasal banget)
Dia : “ atau Kakak yang beli saya yang makan. “
Gw : (what…!!!)
Dia : “ Kak, saya lagi kepingin makan kue bolunya…ya Kak, Kakak yang beli saya yang makan ya... “
Gw : (sempat terpikir hal yang tidak bagus, but hati ini luluh juga) "ok…tapi dimakan sekarang ya…"
Dia : (dengan muka berbinar-binar) “ iya Kak…saya akan makan sekarang “

Sesaat kemudian dia pun mengeluarkan kertas tissue dan mengambil sepotong kue bolu selayaknya melayani pembeli dan dia pun makan kue bolu dengan nikmatnya.  Melihat kenikmatan dia makan kue bolu sepertinya dia belum sarapan atau bisa jadi itu adalah kue bolu yang pertama buat dia dan selama ini dia hanya menjualnya tanpa tahu rasanya.


Blog EntryI hope...Mar 17, '08 4:12 AM
for everyone
by being one of the contributor of this blog, I can more point and shoot my camera to anything, anywhere and or anyone here in Bogor.

thanks to Al and Degi for have been invited me to join.

Blog EntryPercakapan pagi ini...!!!Mar 10, '08 5:04 AM
for everyone
Kurang lebih 1 tahun tidak bertemu (gua, Ai dan anaknya yang baru berumur 3 tahun), ngobrol semalaman pun masih belum cukup, dan pagi ini di dalam angkot 08 sedang asyik-asyiknya kami berdua ngobrol, komentar dari sang anak membuat kami berdua diam.

Arif : " berisik...berisik...berisik... "
Sang ibu : " iya...kan kita lagi di jalan...banyak angkot...berisik suara angkot "
Arif : " bukan...ibu yang berisik "

oke deh...kami berdua pun tersenyum dan diam, sesaat kemudian kami pun melanjutkan ngobrol lagi, dan Arif pun kembali protes dengan menunjukkan kan muka manyun

Arif : "ngomong lagi...ngomong lagi..."

dan kami berdua kembali tersenyum dan diam beneran deh...:)

hehehe...maaf ya Rif...udah jaoh-jaoh perjalanan Bukittinggi - Jakarta - Bogor, sampai Bogor  ko dicuekin...ya protes lah...

Blog EntryHappy Birthday to Me...!!!Feb 28, '08 10:28 PM
for everyone

Terima kasih semua...
Buat do'anya dan presentnya*... :)

(senang kalo dapet kadonya sesuai apa yang diinginkan)

Umur boleh bertambah and or berkurang...Hidup tetap senang


* Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor (books by Andrea Hirata)
28 Februari 2008

Blog EntryShould I...?Feb 5, '08 3:35 AM
for everyone
Should I say good bye to this account and create a new account...?

Mode "keep me signed in" yang gua pake selama ini bikin gak perlu inget2 P/W, bahayanya ketika gua salah pencet "sign out" dan selanjutnya gua lupa ma password gua (arrrrggghhhhh...). Parahnya lagi, ketika gua mencoba minta bantuan yahoo (knp yahoo..? krn flickr memakai sistem merger account dgn yahoo) untuk kasih P/W baru, gua pun gak bisa memberi jawaban (lupa juga, dulu waktu registrasi jawaban apa yg gua berikan)

Wassalam deh...

Blog EntryTipisJan 31, '08 1:38 AM
for everyone
dia : duh...liat tuh ni'ma, tipis banget !!!
gua : tipis..tipis..comment aja ih...yang penting sehat tahu (dalam hati saja, kalo ga ingin di pecat) :p

For people go on a diet with indiscipline program, gain weight 0.3 kg means significantly ruin their program.

For people go on weight gain program, gain weight 0.3 kg within 2 months means significantly yield their program.


Blog EntryClear vs ObscureJan 23, '08 2:59 AM
for everyone
Thanks God for wednesday
Thanks for making the issue more clear for me
Thanks you...!!!



Pages:12
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design - Copyright © 2005 Chris Vincent All rights reserved.